Dalam budidaya selada, masalah yang paling sering menyebabkan gagal panen bukan berasal dari media tanam atau pemupukan, melainkan serangan hama dan penyakit selada. Tanaman selada yang memiliki daun lunak dan kandungan air tinggi sangat rentan terhadap gangguan organisme pengganggu tanaman (OPT).
Artikel ini membahas secara khusus fitopatologi tanaman selada, mulai dari jenis hama, penyakit, gejala serangan, hingga cara pengendalian yang efektif dan aman.
👉 Sudah tahukah Anda jenis-jenis selada paling populer di Indonesia dan dunia? simak daftarnya di macam-macam selada dan gambarnya termasuk selada hijau dan selada air.
Table of Contents
Hama yang Sering Menyerang Tanaman Selada
Hama selada umumnya menyerang bagian daun dan batang muda. Jika tidak dikendalikan sejak dini, kerusakan dapat terjadi dengan cepat.
1. Ulat Daun (Plutella dan Spodoptera)
Ciri serangan:
- Daun berlubang tidak beraturan
- Terdapat kotoran ulat di permukaan daun
- Daun muda rusak parah
Cara mengatasi:
- Lakukan pengamatan rutin sejak tanaman muda
- Ambil dan musnahkan ulat secara manual
- Gunakan pestisida nabati dari daun mimba atau bawang putih
- Jaga kebersihan area tanam
2. Kutu Daun (Aphids)
Ciri serangan:
- Daun keriting dan menguning
- Permukaan daun lengket akibat embun madu
- Muncul semut di sekitar tanaman
Cara mengatasi:
- Semprot air bertekanan rendah untuk menjatuhkan kutu
- Gunakan larutan sabun cair organik
- Semprot pestisida nabati secara berkala
3. Thrips
Ciri serangan:
- Daun berubah warna keperakan
- Pertumbuhan tanaman terhambat
- Daun tampak kusam dan kering
Cara mengatasi:
- Gunakan perangkap kuning
- Semprot insektisida nabati
- Kurangi kelembapan berlebih di area tanam
4. Siput dan Keong
Ciri serangan:
- Daun berlubang besar
- Jejak lendir di sekitar tanaman
- Serangan biasanya terjadi malam hari
Cara mengatasi:
- Ambil siput secara manual pada pagi atau malam hari
- Pasang perangkap umpan alami
- Jaga kebersihan dan drainase lahan
Penyakit yang Umum Menyerang Tanaman Selada
Selain hama, penyakit selada umumnya disebabkan oleh jamur, bakteri, dan kondisi lingkungan yang kurang mendukung.
1. Busuk Akar dan Pangkal Batang
Penyebab: Jamur tanah akibat kondisi lembap berlebihan
Gejala:
- Tanaman layu meski tanah basah
- Akar berwarna cokelat dan membusuk
- Tanaman mudah dicabut
Cara mengatasi:
- Perbaiki sistem drainase
- Kurangi frekuensi penyiraman
- Gunakan media tanam yang gembur
- Cabut dan musnahkan tanaman terserang
2. Bercak Daun (Leaf Spot)
Penyebab: Jamur dan bakteri patogen
Gejala:
- Bercak cokelat atau kehitaman pada daun
- Daun mengering dan gugur
Cara mengatasi:
- Pangkas daun yang terinfeksi
- Hindari penyiraman langsung ke daun
- Semprot fungisida nabati atau organik
3. Penyakit Layu
Penyebab: Infeksi jamur atau bakteri tular tanah
Gejala:
- Daun layu mendadak
- Pertumbuhan terhenti
- Tanaman mati perlahan
Cara mengatasi:
- Rotasi tanaman
- Gunakan media tanam steril
- Hindari penanaman terlalu rapat
Cara Mencegah Hama dan Penyakit Selada

Pencegahan selalu lebih efektif dibandingkan pengobatan. Beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan antara lain:
- Gunakan media tanam bersih dan gembur
- Atur jarak tanam agar sirkulasi udara baik
- Lakukan penyiraman secukupnya
- Bersihkan gulma secara rutin
- Lakukan pengamatan tanaman setiap hari
Tanaman selada yang sehat akan lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit.
Dampak Serangan Hama dan Penyakit terhadap Hasil Panen
Serangan hama dan penyakit tidak hanya menurunkan jumlah panen, tetapi juga menurunkan kualitas daun selada. Daun menjadi berlubang, layu, atau tidak layak konsumsi, sehingga nilai jual menurun drastis.
Pengendalian sejak dini menjadi kunci agar tanaman tetap produktif hingga masa panen.
Tips tanaman selada lainnya:
FAQ Tentang Hama dan Penyakit Selada
Berikut adalah beberapa pertanyaan dan jawaban terkait hama dan penyakit yang sering menyerang selada:
Apa hama paling berbahaya pada tanaman selada?
Ulat daun dan kutu daun merupakan hama paling merugikan karena menyerang daun secara langsung dan menyebar dengan cepat.
Apakah penyakit selada bisa menular ke tanaman lain?
Ya, beberapa penyakit selada bersifat tular tanah dan dapat menyerang tanaman lain jika tidak dilakukan rotasi tanaman.
Apakah pestisida nabati cukup efektif untuk selada?
Pestisida nabati cukup efektif jika digunakan secara rutin dan serangan masih pada tahap awal.





