Tanaman kelengkeng dikenal relatif kuat, namun dalam kondisi tertentu tetap rentan terserang hama dan penyakit. Serangan yang tidak ditangani sejak dini dapat menyebabkan pertumbuhan terhambat, gagal berbunga, hingga penurunan kualitas dan jumlah buah.
Oleh karena itu, pemahaman tentang fitopatologi kelengkeng serta strategi pengendaliannya menjadi kunci keberhasilan budidaya.
Artikel ini membahas secara lengkap, sistematis, dan praktis berbagai jenis hama dan penyakit pada tanaman kelengkeng, dilengkapi solusi pengendalian menggunakan pestisida organik maupun pestisida kimia sintetis.
Table of Contents
Hama Utama pada Tanaman Kelengkeng
1. Kutu Daun (Aphids)
Gejala Serangan:
- Daun muda menggulung dan mengerut
- Permukaan daun lengket akibat embun madu
- Pertumbuhan tunas terhambat
Cara Mengatasi:
Pestisida Organik:
- Semprot larutan bawang putih + cabai + sabun cair
- Gunakan ekstrak daun mimba secara rutin
Pestisida Kimia Sintetis:
- Insektisida berbahan aktif imidakloprid atau tiametoksam
- Aplikasi sesuai dosis anjuran, terutama pada pagi atau sore hari
2. Kutu Putih (Mealybug)
Gejala Serangan:
- Muncul gumpalan putih seperti kapas pada batang dan daun
- Tanaman tampak lemah dan layu
- Memicu pertumbuhan jamur jelaga
Cara Mengatasi:
Pestisida Organik:
- Semprot larutan alkohol 70% yang diencerkan
- Aplikasi minyak neem (neem oil)
Pestisida Kimia Sintetis:
- Gunakan insektisida sistemik berbahan aktif klorpirifos atau buprofezin
3. Ulat Daun
Gejala Serangan:
- Daun berlubang atau habis dimakan
- Serangan berat menyebabkan tanaman gundul
Cara Mengatasi:
Pestisida Organik:
- Semprot larutan Bacillus thuringiensis (Bt)
- Pengambilan ulat secara manual pada serangan ringan
Pestisida Kimia Sintetis:
- Insektisida berbahan aktif emamektin benzoat atau lambda-sihalotrin
4. Lalat Buah
Gejala Serangan:
- Buah berlubang kecil
- Buah mudah busuk dan rontok sebelum matang
Cara Mengatasi:
Pestisida Organik:
- Perangkap metil eugenol
- Pembungkusan buah sejak muda
Pestisida Kimia Sintetis:
- Insektisida umpan berbahan aktif spinosad
Penyakit Utama pada Tanaman Kelengkeng
1. Antraknosa
Penyebab: Jamur Colletotrichum sp.
Gejala:
- Bercak hitam atau cokelat pada daun dan buah
- Buah busuk dan rontok
Cara Mengatasi:
Pestisida Organik:
- Semprot ekstrak daun sirih atau sereh
- Aplikasi agen hayati seperti Trichoderma sp.
Pestisida Kimia Sintetis:
- Fungisida berbahan aktif mankozeb atau difenokonazol
2. Busuk Akar
Penyebab: Jamur tanah seperti Phytophthora sp.
Gejala:
- Daun menguning dan rontok
- Akar membusuk dan berbau
- Tanaman mudah roboh
Cara Mengatasi:
Pestisida Organik:
- Perbaikan drainase
- Aplikasi pupuk hayati dan kompos matang
Pestisida Kimia Sintetis:
- Fungisida sistemik berbahan aktif metalaksil
3. Jamur Jelaga
Penyebab: Jamur yang tumbuh akibat embun madu dari hama
Gejala:
- Daun dan batang tertutup lapisan hitam
- Proses fotosintesis terganggu
Cara Mengatasi:
Pestisida Organik:
- Membersihkan daun dengan air sabun lembut
- Kendalikan hama penyebab embun madu
Pestisida Kimia Sintetis:
- Fungisida kontak ringan jika serangan parah
Strategi Pencegahan Hama dan Penyakit Kelengkeng

- Gunakan bibit kelegkeng sehat sejak awal
- Jaga kebersihan kebun dan sirkulasi udara
- Lakukan pemangkasan rutin
- Hindari kelembapan berlebih
- Rotasi penggunaan pestisida agar tidak terjadi resistensi
Pendekatan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) sangat dianjurkan untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan tanaman.
Untuk mendapatkan bibit yang sehat dan varietas genjah yang cepat berbuah, silahkan cek rekomendasinya di 10 bibit kelengkeng terbaik yang sudah kami terbitkan sebelumnya.
Tips tanaman kelengkeng lainnya:
FAQ Seputar Hama dan Penyakit Kelengkeng
Berikut ini adalah beberapa pertanyaan dan jawaban tentang hama dan penyakit yang menyerang pohon kelengkeng:
Apa hama paling berbahaya pada tanaman kelengkeng?
Lalat buah dan kutu putih termasuk hama paling merugikan karena dapat menurunkan kualitas dan hasil panen.
Apakah pestisida organik cukup efektif untuk kelengkeng?
Efektif untuk serangan ringan hingga sedang dan sangat baik untuk pencegahan jangka panjang.
Kapan waktu terbaik penyemprotan pestisida?
Pagi atau sore hari saat sinar matahari tidak terlalu terik.
Apakah pestisida kimia aman digunakan?
Aman jika digunakan sesuai dosis dan aturan yang dianjurkan.





