Menanam kelengkeng kini tidak lagi identik dengan lahan luas dan dataran tinggi. Dengan teknik yang tepat, tanaman kelengkeng bisa tumbuh subur bahkan berbuah lebat baik di pot (tabulampot kelengkeng) maupun tanah langsung.
Artikel ini membahas langkah demi langkah secara lengkap, praktis, dan mudah dipahami, cocok untuk pemula hingga pehobi yang ingin hasil maksimal.
Table of Contents
Cara Menanam Kelengkeng di Pot
Menanam kelengkeng di pot sangat cocok untuk lahan sempit seperti halaman rumah atau teras.
Pemilihan Bibit Kelengkeng
Gunakan bibit hasil okulasi, sambung pucuk, atau cangkok karena lebih cepat berbuah dibandingkan bibit dari biji. Pastikan bibit:
- Batang kokoh dan tidak luka
- Daun hijau segar, tidak layu
- Akar tidak membelit dan sehat
- Tinggi ideal 50–80 cm
👉 Untuk mendapatkan bibit yang berkualitas silahkan cek 10 bibit kelengkeng terbaik rekomendasi kami yang terdiri dari beberapa jenis paling populer saat ini.
Ukuran Pot yang Ideal
Gunakan pot dengan diameter minimal 50–60 cm. Pot terlalu kecil akan menghambat pertumbuhan akar dan membuat tanaman sulit berbuah.
Pastikan pot memiliki lubang drainase yang baik agar air tidak menggenang.
Media Tanam Kelengkeng di Pot
Media tanam harus gembur, subur, dan mampu menyimpan air dengan baik. Komposisi yang direkomendasikan:
- 40% tanah gembur
- 30% pupuk kandang matang
- 20% sekam bakar
- 10% pasir halus
Aduk semua bahan hingga merata sebelum dimasukkan ke dalam pot.
Teknik Penanaman
- Masukkan media tanam ke pot hingga 2/3 bagian
- Lepaskan polybag bibit secara hati-hati
- Tanam bibit di tengah pot
- Tambahkan media hingga menutup akar
- Siram hingga lembap
Penempatan dan Penyiraman
Letakkan pot di area yang mendapat sinar matahari penuh minimal 6–8 jam per hari. Penyiraman dilakukan 1–2 kali sehari, tergantung kondisi cuaca.
Cara Menanam Kelengkeng di Tanah Langsung
Menanam langsung di tanah cocok bagi Anda yang memiliki lahan pekarangan atau kebun.
Persiapan Lahan Tanam
Pilih lokasi dengan kriteria:
- Terbuka dan terkena sinar matahari penuh
- Tanah tidak tergenang air
- Memiliki drainase baik
Bersihkan gulma dan rumput sebelum penanaman.
Pembuatan Lubang Tanam
Buat lubang tanam dengan ukuran 60 x 60 x 60 cm. Diamkan lubang selama 7–14 hari agar gas beracun dalam tanah menguap.
Campurkan tanah galian dengan:
- Pupuk kandang matang
- Kompos atau humus
- Sedikit dolomit jika tanah terlalu asam
Proses Penanaman Bibit
- Lepaskan polybag bibit
- Masukkan bibit ke tengah lubang
- Timbun kembali dengan media tanam
- Padatkan perlahan
- Siram secukupnya
Gunakan ajir atau penyangga agar bibit tidak roboh tertiup angin.
Jarak Tanam Ideal
Jarak tanam antar pohon disarankan 6–8 meter agar tajuk tidak saling berebut cahaya dan nutrisi.
Perawatan Kelengkeng Setelah Tanam

Penyiraman Rutin
Kelengkeng membutuhkan air cukup, terutama pada fase awal pertumbuhan. Hindari penyiraman berlebihan karena dapat menyebabkan busuk akar.
Pemupukan Berkala
- Umur 1–3 bulan: pupuk NPK dosis rendah
- Umur 6 bulan ke atas: tambah pupuk kandang dan NPK seimbang
- Menjelang berbunga: kurangi nitrogen, perbanyak kalium dan fosfor
Pemangkasan
Pemangkasan bertujuan membentuk tajuk dan merangsang cabang produktif. Pangkas cabang yang:
- Tumbuh ke dalam
- Terlalu rimbun
- Kering atau terserang penyakit
Tips Agar Kelengkeng Cepat Berbuah

- Pastikan tanaman cukup sinar matahari
- Jangan terlalu sering memupuk nitrogen
- Lakukan stres air ringan sebelum perangsangan bunga
- Jaga kesehatan tanaman dari hama dan penyakit
Dengan perawatan konsisten, kelengkeng hasil vegetatif umumnya mulai belajar berbuah pada umur 1-2 tahun.
FAQ Seputar Cara Menanam Kelengkeng
Berikut adalah pertanyaan dan jawaban tentang cara menanam kelengkeng yang benar:
Apakah kelengkeng bisa ditanam di dataran rendah?
Ya, kelengkeng dapat tumbuh di dataran rendah dengan perawatan dan pemilihan bibit yang tepat.
Lebih bagus kelengkeng ditanam di pot atau tanah langsung?
Keduanya sama-sama baik. Pot cocok untuk lahan sempit, sedangkan tanah langsung lebih optimal untuk pertumbuhan jangka panjang.
Berapa lama kelengkeng mulai berbuah?
Bibit vegetatif biasanya mulai berbuah pada umur 1–2 tahun asalkan dengan perawatan yang intens.
Apakah kelengkeng perlu pupuk khusus agar berbuah?
Tidak harus khusus, tetapi komposisi pupuk harus disesuaikan dengan fase pertumbuhan tanaman.





